Ini Akibat Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Ini Akibat Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Nycafricanfoodfestival –┬áKolesterol tinggi merupakan kondisi yang identik dengan sejumlah komplikasi, seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Pernahkah Anda berpikir tentang apa yang akan terjadi jika kolesterol ibu hamil sangat tinggi? Perhatikan bahwa tubuh wanita akan mengalami perubahan metabolisme lemak selama kehamilan normal. Seiring bertambahnya masa kehamilan, kadar kolesterol dalam darah ibu hamil biasanya meningkat.

Ini terjadi karena sel lemak ibu hamil semakin membesar. Selain itu, peningkatan kadar progesteron selama kehamilan juga meningkatkan kolesterol. Namun, dalam kondisi kehamilan yang sehat, peningkatan kadar kolesterol tidak menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Kolesterol bahkan membantu dalam mendukung pertumbuhan janin dan hormon kehamilan dalam tubuh ibu.

Setelah 1 bulan setelah proses persalinan, kadar kolesterol ibu biasanya akan kembali seperti semula sebelum kehamilan. Secara garis besar peningkatan kolesterol secara alami terjadi pada ibu hamil. Oleh karena itu, dianjurkan agar kolesterol tidak dilakukan secara teratur selama masa kehamilan. Bahkan jika dilakukan pemeriksaan, umumnya tidak ada pengobatan yang diberikan kepada ibu hamil dengan peningkatan kadar kolesterol. Alasannya adalah karena kebanyakan obat penurun kolesterol tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan.

Jika kadar kolesterol ibu sebelum hamil normal dan hanya meningkat selama kehamilan, umumnya tidak ada efek berbahaya, tidak perlu diobati. Namun, jika kolesterol tinggi terjadi sebelum kehamilan, maka risiko komplikasi selama kehamilan bisa meningkat. Beberapa komplikasi yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Dislipidemia

Dislipidemia atau kolesterol tinggi yang dialami sebelum kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia. Apa itu? Preeklamsia atau dikenal dengan keracunan saat hamil adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kebocoran protein pada urin. Jika tidak ditangani, preeklamsia dapat menyebabkan eklamsia. Gejala eklamsia mirip dengan preeklamsia, tetapi diperburuk oleh kejang. Kondisi ini bisa mengancam keselamatan ibu dan janin di dalam kandungan.

Persalinan prematur

Sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan bahwa ibu hamil yang memiliki kolesterol tinggi sebelum hamil memiliki risiko 1,5 kali lebih tinggi untuk melahirkan secara prematur. Hal ini dapat terjadi karena kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan berbagai komplikasi selama kehamilan yang dapat menyebabkan persalinan prematur (prematur).

Diabetes Kehamilan

Diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi akibat kehamilan. Peningkatan gula darah pada kasus diabetes gestasional dapat menyebabkan persalinan prematur. Selain itu, diabetes gestasional juga dapat membuat bayi menjadi besar (makrosomia). Ini bisa mempersulit proses pengiriman nantinya. Kolesterol tinggi sebelum kehamilan meningkatkan risiko diabetes gestasional. Begitu pula, kolesterol diabetes gestasional bisa menyebabkan ibu hamil melonjak tinggi.

Itu dia berbagai bahaya kolesterol tinggi pada ibu hamil. Bahaya ini terutama dirasakan jika kondisi kolesterol tinggi sudah ada sebelum kehamilan terjadi.

Tips Menjaga Kadar Kolesterol Selama Kehamilan

Cara terbaik untuk menjaga kadar kolesterol selama kehamilan agar tidak terlalu naik adalah dengan menjalani pola hidup sehat, yaitu dengan:

  • Makan makanan berserat seperti sayur dan buah.
  • Hindari makan makanan yang mengandung lemak jenuh dan gula.
  • Hindari makan gorengan
  • Makan kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun sebagai lemak baik
  • Makan makanan yang kaya asam lemak omega 3.
  • Berolahragalah secara teratur sesuai anjuran dokter Anda

Jika Anda pernah memiliki riwayat kolesterol tinggi sebelum hamil, beri tahu dan diskusikan kondisi Anda dengan dokter. Selain itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol secara teratur, mungkin perlu dihentikan dan diganti dengan obat lain. Jika Anda mengalami kolesterol tinggi saat hamil, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena itu terjadi secara alami pada ibu hamil. Yang perlu dilakukan adalah menjaga dan menjalani hidup sehat agar kadar kolesterol tidak terus meningkat. Ikuti tips di atas untuk menjaga kesehatan Anda selama hamil. Untuk menghindarinya, Dr laser menyarankan untuk rutin memantau kadar kolesterol sebelum hamil. Jika Anda sedang hamil, sebaiknya Anda hanya memeriksa kolesterol Anda jika diminta oleh dokter Anda.