Ini Cara Mencuci Pakaian Sesuai Bahan Biar Awet dan Tahan Lama

Nycafricanfoodfestival –┬áBagaimana Anda biasanya mencuci pakaian yang Anda kenakan, memisahkan pakaian antara warna terang dan gelap, apakah Anda manual atau selalu mengandalkan mesin cuci? Sepertinya cara mencuci baju ketiga paling banyak dilakukan ya. Ini memang praktis, tapi deterjen ini bisa cepat merusak pakaian tertentu, lho. Tahukah Anda bahwa tidak semua pakaian bisa dicuci dengan cara yang sama? Alasannya adalah bahwa berbagai jenis kain yang membuat pakaian membutuhkan perawatan yang berbeda pula; tidak selalu bisa dicuci dengan mesin cuci.

Jangan sampai pakaian Anda rusak karena teknik pencucian yang salah. Mari kenali jenis kain dan cara mencuci pakaian sesuai jenis kainnya agar pakaian lebih awet. Simak artikel ini sampai akhir ya!

1. Cara mencuci pakaian denim

Setiap orang setidaknya harus memiliki pakaian yang terbuat dari denim di lemari mereka. Diketahui bahwa pakaian denim itu abadi, sehingga tidak heran jika hampir setiap orang memiliki dan mempercayainya hampir sepanjang waktu. Cara mencuci pakaian denim terbaik adalah dengan terlebih dahulu membersihkan noda atau kotoran yang menempel. Sikat dengan lembut ke satu arah atau gosok perlahan dengan sabun. Setelah noda hilang, maka cuci pakaian denim tersebut hingga bersih. Jika Anda ingin menggunakan mesin cuci, Anda perlu meningkatkan kecepatan mesin cuci tersebut. Perlu diingat bahwa pakaian denim tergolong dalam kelompok berat, oleh karena itu sebaiknya mesin cuci tidak terlalu penuh untuk memudahkan proses pencucian agar pakaian benar-benar bersih.

2. Cara mencuci baju katun

Pakaian katun memang menjadi favorit banyak orang. Kain serat alami ini memiliki tekstur yang tipis dan ringan, memberikan rasa sejuk dan memiliki daya serap keringat yang cocok untuk digunakan sebagai pakaian di negara tropis seperti Indonesia. Cara paling nyaman untuk mencuci pakaian katun adalah dengan memisahkan warna gelap dan terang satu sama lain. Ini untuk menghilangkan noda pada pakaian berwarna terang. Mulailah mencuci pakaian katun dengan sabun dan air pada suhu normal setelah pemisahan. Pakaian berwarna gelap harus dicuci dengan air dingin atau air normal, karena suhu panas dapat menyebabkan warna memudar. Jika Anda meremas-remas baju katun, jangan lakukan terlalu kencang, karena bisa merusak serat kain. Selain itu, pakaian katun sebaiknya tidak terlalu kering dengan pengering, karena akan berubah bentuk.

3. Cara mencuci baju nilon

Sebagai kain sintetis, nilon dikenal dengan sifatnya yang mudah menyerap warna pakaian lain dan rentan berubah warna. Pisahkan pakaian nilon dari bahan lain, terutama jika warnanya terang. Pemilihan sabun cuci mungkin tidak sembarangan. Hindari deterjen yang mengandung kaporit. Untuk membuat pakaian nilon tahan lama, cucilah di rumah dengan sabun lembut.

4. Cara mencuci pakaian yang terbuat dari wol

Wol merupakan salah satu jenis pakaian yang terbuat dari bahan fleece dan biasanya digunakan untuk membuat pakaian yang menghangatkan tubuh di cuaca dingin. Namun cara mencuci pakaian ini sangat rumit dan harus dilakukan dengan hati-hati agar seratnya tetap terjaga dan tidak berubah bentuk. Sebelum mencucinya, lihat dulu label grooming yang biasanya ada di bagian belakang atau di samping kanan atau kiri pakaian. Tidak semua pakaian wol dapat dicuci dengan mesin cuci. Biasanya pakaian yang terbuat dari bahan ini hanya boleh dicuci dengan tangan.

Gosok perlahan jika ada noda. Jangan pernah menyikat pakaian awan. Jika ingin menggunakan mesin cuci, pastikan Anda sudah menyetel mode paling ringan atau paling lembut agar bisa digunakan dengan aman di cloud clothes. Anda juga harus mencuci pakaian awan dengan air dingin. Perlu Anda ketahui bahwa pakaian berbahan wool mudah menyusut jika dicuci dengan air panas atau dikeringkan di pengering. Karena itu, akan sangat aman jika Anda mencuci dan mengeringkannya dengan tangan.

Sumber: https://naishahijrah.com/